Minggu, 07 Agustus 2011

Bu De-ku sayang

Posted by blueQuw On 05.09

Judul diatas dipilih untuk mewakili bagaimana rasa sayang ini untuk Bu de Cemma’. Bu de-ku sekaligus ibu-ku di posko KKN. Bu de memang sosok ibu yang perhatian, naluri keibuannya sangat terasa ketika saya sakit. Bu de selalu mengantar ke rumahnya nenek yang memberikan pengobatan tradisional selama seminggu, dari prosesi pengasapan hingga mandi air santan.

Bu de juga sangat tau dengan kue-kue kesukaanku. Suatu hari di perjalanan dari Makassar ke Bantaeng, Bu de menyempatkan diri untuk singgah membelikan kue Putu cangkir untuk-ku. “ Dewiiii ine putu cangkir” suara bu de memanggilku untuk segera mencicipi salah satu kue kesukaanku yang masih hangat. Lammang, lappa-lappa dan segalanya yang terbuat dari beras ketan selalu bu de bawa dari acara pengantin, katanya beliau selalu mengingatku ketika melihat kue-kue dari beras ketan. Sapa yang tak senang di perlakukan seperti itu ? diperhatikan dan selalu diingat.

Berkulit putih, pintar masak, membuat kue dan pastinya cantik adalah kata-kata yang dapat menggambarkan sosok wanita yang telah dua puluh tahun mendampingi Pak de’ Kasman. “ senggah ki’ “ adalah kalimat yang sering keluar dari mulut Bu de’ ke orang-orang yang lewat di depan rumahnya. Yaa.. bu de memang selalu ramah kepada semua orang.

Senyum adalah perhiasan terindah dan perhiasan indah itu tak pernah lepas dari wajah Bu de. Ketika bercerita dan saat menyapa kami semua. Bu de juga paling gampang untuk urusan tertawa terbahak-bahak, ketika Pak de mulai jail dan membuat lelucon pasti bu de langsung tertawa.

Tarwih dengan Nuansa berbeda.

Posted by blueQuw On 05.07

Malam ini adalah malam ke lima tarwih di Mesjid Nurul Huda Desa Bonto Marannu tanpa keluarga di kelilingi oleh orang-orang baru pula. Ramadhan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, biasanya di Mesjid AL-Ashri Makassar bersama ibu atau adik disamping kanan kiri. Perbedaan juga sangat terasa ketika Pak De Kasman ataupun pihak mesjid berdiri di mimbar dan memberikan informasi kepada jamaah mesjid dengan menggunakan bahasa Makassar.

Tak ada penceramah, sehabis shalat isya dan sedikit info dari pihak mesjid, jamaah kemudian diiring untuk berdiri melaksanakan shalat tarwih delapan rakaat dan shalat witir sebagai penutup. Begitulah konsep shalat tarawih yang saya jalani di desa Bonto marannu, tempat saya menyelesaikan prosesi Kuliah Kerja Nyata atau KKN di Bulan Ramadhan.

PETASAN.. atau yang lebih dikenal dengan istilah lappo-lappo, juga menjadi hal lumrah dikalangan anak-anak di Bantaeng seperti halnya anak-anak yang ada di Makassar. Titik perbedaan terletak di waktu menyalakan petasan. Di Makassar suara petasan sudah ramai sebelum, saat dan setelah shalat tarwih, beda halnya di Bantaeng, lappo-lappo baru terdengar setelah orang-orang pulang solat tarwih. Anak-anak yang menyalakan lappo-lappo selalu spontan membakar dan melempar lappo-lappo di barisan orang-orang yang berjalan menuju pulang kerumahnya masing-masing.

Jumlah jamaah tarwih di Mesjid Nurul Huda, Bonto Marannu memang tak bisa di bandingkan dengan jumlah jamaah yang selalu memenuhi Mesjid Al-Ashri di Puri Taman Sari, Makassar di awal bulan ramadhan. Namun ketenangan dan kekhusyukan shalat berjamaah di desa ini bisa diakui dan diacungkan jempol.

Segudang cerita bersama Pak De Kasman.

Posted by blueQuw On 04.56

Gedung Balai Kartini menjadi tempat perjumpaan pertama kami, Mahasiswa KKN Reguler UNHAS Gel.80 Kabupaten Bantaeng Desa Bonto Marannu dengan pria yang bernama lengkap Kasman Upa M.A. Beliau adalah Kepala Desa Bonto marannu yang akrab disapa Pak De. Muka garang dengan tumis tebal adalah perawakan dari pria setengah baya ini. ini baru sedikit gambaran tentang Pak De yang tak pernah puas kalau tidak menambah nasi ke piring anak KKN-nya.

Mobil Avanza Silver milik Pak camat Ulu Ere membawa saya, kak Nunu&kak Ima ke rumah jabatan Kepala Desa Bonto Marannu yang ternyata akan menjadi tempat tinggal kami selama dua bulan di desa Bonto Marannu. Tempat kami menyelesaikan 4 SKS, tempat kami belajar tentang hidup dan tempat kami berbagi dengan teman-teman baru dari berbagai jurusan yang ada di UNHAS.

“ pergiko mandi supaya tidak menggigil sebentar malam “ itu kalimat yang dilontarkan pak de ketika kami sedikit mengeluh karena merasakan dinginnya Bonto Marannu. Teh hangat beserta tengteng, kue khas bantaeng yang memadukan antara kacang dan gula merah adalah sajian yang begitu nikmat yang diberikan oleh Bu Desa ketika kami datang. ‘Kehangatan’ dan keterbukaan sudah sangat terasa dari cara tuan rumah menyambut kami

Kembali ke Pak De’… katanya beliau lahir tanggal 11 Mei 1967 (kurang meyakinkan karena dia sering lupa untuk urusan tanggal.hehehe). Sudah dua tahun beliau menjadi orang nomor satu di desa yang terkenal dengan kebun kentang, wortel dan sayur kolnya. Masa jabatannya terhitung dari tahun 2009 hingga tahun 2015, beliau akan tetap berada di Desa Bonto Marannu untuk mengembangkan segudang potensi yang ada.

Canda tawa di ruang keluarga adalah moment-moment yang selalu kami lalui bersama pak de, dan bu de’di malam hari ketika kelelahan dan suhu dingin menyatu dalam kebahagian. Acara pernikahan hingga sunnatan yang dirayakan di Desa Bonto Marannu tak terlewatkan oleh kehadiran teman-teman posko kecamatan Ulu Ere’, semuanya tak terlepas dari ajakan Pak De’ yang berusaha mengakrabkan kami dengan masyarakat.

Suara menggelegar dan mukanya agak sangar (maaf pa de’.heheh) adalah kesan pertama bagi orang yang pertama kali melihatnya. Namun sungguh diluar dugaan beliau begitu supel, lucu, sederhana, sangat perhatian, jail dan sangat jauh dari sikap kaku sebagai seorang Kepala Desa. Kalau sedang di ruang makan Pak de’ tak henti-hentinya memanggil orang yang melintas di depannya untuk makan, sekalipun sudah sangat jelas kalau orang-orang yang beliau panggil baru saja selesai makan.

Pak de juga sangat hebat dalam pemberian nama julukan untuk anak-anak KKN-nya, misalnya saja Barumbung, Koya, bebe’. Julukan-julukan itu diberikan secara spontan dan hanya Pak de sendiri yang mengetahui jelas apa arti nya. Walaupun jail tapi Pak de begitu perhatian dengan Kami, menelfon teman-teman yang sedang berada di Makassar adalah agenda yang selalu beliau lakukan, hanya sekedar menanyakan kabar, kapan balik ? dan sedikit membohongi kami. Yaa.. Pak de selalu menakut-nakuti dengan memberi kabar kalau supervisior dan satgas KKN sedang melakukan pemantauan di Posko, padahal itu hanya akal-akalan dari Pak de dan beberapa teman-teman KKN yang sedang berada di posko.

Sebagai seorang kepala desa, beliau begitu bijak dan selalu berpikir tenang ketika ada masalah yang melanda di Desa bonto Marannu. Kasus kecelakaan yang melibatkan dua desa, pernikahan dini, pertikaian antar saudara hingga pertandingan sepak bola yang nyaris ricuh mampu beliau tangani dan memberikan jalan keluar yang terbaik. Sikap bijak dan selalu tenang ini berkat dari dukungan sang istri ( bu de’ ) yang cinta damai dan memilih jalan musyawarah untuk suatu masalah.

Pak de dan Bu de telah dua puluh tahun bersama, saat ini mereka sudah memiliki tiga anak. Anak pertama bernama Andi, Indri dan yang paling kecil bernama Ina. Sebagai istri yang baik Bu de selalu menyempatkan diri untuk masak masakan kesukaan Pak de seperti kacang merah kentang, sawi, ikan mujair dan menghindari yang namanya kacang ijo karena Pak de sangat anti dengan kacang ijo.


Senin, 04 Juli 2011

Perkebunan Apel & Strawberry di Bantaeng

Posted by blueQuw On 08.37

Kunjungan ke perkebunan apel dan strawberry adalah salah satu agenda penting tuk hari ini. Kesempatan yang menyenangkan dan tak ingin dilewatkan Mahasiswa KKN Reguler UNHAS yang bertempat di Kecamatan Ulu Ere, Bantaeng. Rumah jabatan Pak Desa Bonto Marannu menjadi tempat berkumpul dan menunggu rombongan Bupati Bantaeng.

Piipp..piipp.. suara klakson mobil Bupati Bantaeng, Bapak Nurdin Abdullah yang menyetir mobilnya sendiri sambil melempar senyum ke orang-orang yang berada di teras rumah Pak Desa Bonto Marannu, Bapak Kasman Upa. Spontan Pak Camat Ulu Ere, Bapak M. Amin Basi dan Pak Desa Bonto Marannu bergegas beranjak kemobil untuk mengikuti rombongan bapak bupati. Saya dan teman-teman KKN lainnya tidak mau ketinggalan, kami diajak oleh Kepala Dinas Kehutanan, Bapak Ir. Muhammad Hero dan Kepala Dinas PMD, Ibu Meyriani untuk ikut dimobilnya.

Senang, penasaran dan tak sabar lagi melihat perkebunan Apel & Strawberry adalah hal yang bergejolak di sepanjang jalan yang lumayan jauh dan berliku. Di butuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menempuh jarak perjalanan dari rumah Pak Desa Bonto Marannu ke perkebunan Apel & Strawberry. Kepala yang sempat tak bersahabat karena berlikunya perjalanan akhirnya hilang ketika mata melempar pandangan ke setiap sisi lahan perkebunan.


Salah satu area perkebunan yang ditanami buah dan sayur-sayuraan.


Subhanallah... keindahan perkebunan yang saat ini menjadi potensi yang di kembangakan Kabupaten Bantaeng dapat terlihat jelas oleh ku dan beberapa teman-teman yang langsung mendokumentasikan dirinya dengan keindahan yang tidak terlihat di daerah perkotaan. Tempat kami berpijak berada di puncak pegunungan, mata ini tak henti-hentinya menelusuri deretan pepohonan, bunga-bunga dan beranekaragam tanaman perkebunan petani yang bak perhiasan pemberi warna dalam selimut kabut pegunungan yang tebal.



Area perkebunan Strawberry yang menjadi daya tarik pengunjung.

Pak Bupati dan rombongan kemudian beranjak dari tenda penyambutan menuju ke perkebunan untuk melihat apel, strawberry dan tanaman-tanaman lainnya dengan lebih dekat. Perjalan ke area perkebunan cukup jauh dan hanya bisa dilalui dengan sepeda motor dan berjalan kaki. Sesampainya di lokasi, rombongan kemudian berhamburan ke area yang menjadi tempat penanaman buah dan sayur-sayuran. Sebenarnya minggu ini belum saatnya untuk memanen, namun karena tak tahan melihat merahnya apel dan strawberry yang ada di depan mata, banyak yang bandel dengan sengaja menyenggol bahkan langsung memetik buahnya.

Dikelilingi oleh hamparan buah, sayur-sayuran, pemandangan yang indah membuat kami betah berlama-lama dan tak ingin beranjak, rasanya sedang tak berada di Kabupaten Banteng, karena suasananya persis di puncak Bogor, Jawa Barat. Sungguh potensi daerah yang patut di kembangkan dan menjadi percontohan daerah-daerah lain yang memiliki suhu yang sama dengan daerah Ulu Ere' Bantaeng.

Area perkebunan yang ditanami buah apel, daun bawang dan juga wortel.


Perkebunan strawberry telah dikembangkan semenjak tahun 2008, bibitnya berasal dari Cuwedei, Bandung, Jawa Barat. Saat ini terdapat 100 ribu pohon strawberry, 50 ribu berasal dari bantuan pemerintah daerah dan 50 ribu lainnya berasal dari petani sendiri. Secara keseluruhan dari area perkebunan terdapat 5 kapling, 1 kapling terisi oleh 1000 sampe 2000 poly bag yang berisi pohon strawberry. Sementara untuk apel baru dikembangkan di awal tahun 2009 dengan penanaman awal 40 ribu pohon apel dan dilanjutkan di bulan mei dan juni sebanyak 60 ribu pohon apel. Kemudian di awal tahun 2010 pemerintah daerah Bantaeng melakukan penanaman lagi sebanyak 20 ribu pohon apel. (sumber : Kepala Bidang Holtikultura Bapak Suaib)

Desa Bonto Marannu (loka), Desa Bontong Lojong, Kampung Montea, Paring-paring, Bale Benih dan Buakang Palea adalah wilayah-wilayah di Bantaeng yang menjadi area penanaman buah apel strawberry dan beranekaragam jenis sayuran. Untuk kedepannya perkebunan apel dan strawberry akan mengarah pada komersialisasi, namun untuk area Bale Benih dikhususkan sebagai tempat kunjungan dan juga menjadi tempat pembibitan ( produksi benih ). (sumber : Kepala Bidang Holtikultura Bapak Suaib)

Kamis, 30 Juni 2011

lebih dekat melalui KKN 2

Posted by blueQuw On 23.13

Kamis, 3o juni 2011. Semangat menyongsong pagi tetap terjaga walau dingin masih setia menemani. Hari ini adalah jadwal terbukanya pasar, waktu yang tepat untuk berbelanja keperluan hingga hari minggu.

tamu spesial yakni teman-teman dari desa Bonto Tallasa yang berkunjung ke pos kecamatan, tepatnya di rumah pak Desa Bonto Marannu. Mereka sempatsharing mengenai hari-harinya di rumah bar

selain teman-teman dari Bonto Tallasa, tamu spesial juga hadir di siang hari yang cerah dan suhu dingin yang masih menyengat, yakni bapak camat yang sedang melakukan kunjungan rutin ke desa-desa yang ada di kecamatan ulu ere. Kami sempat berbincang mengenai masalah yang kami temui, perencanaan proker kecamatan untuk 2 bulan kedepan sebelum Pak camat beranjak untuk mengunjungi desa Bonto Lojong.

Membuat struktur

berkunjung kerumah Pak Dusun yang keluarga besar akan melangsungkan pernikahan. Kami dihidangkan makan malam dengan menu utama ayam kampung yang muanntaapp.

Rabu, 29 Juni 2011

lebih dekat melalui KKN 1

Posted by blueQuw On 19.01

Dingin... Dingin sekali, udara dingin menusuk hingga tulang-tulang dan membuat seluruh badan menjadi bergetar, walaupun dingin semangat untuk mandi dan merasakan dinginnya air di kamar mandi tak surut. Setelah mandi suhu badan terasa semakin menyesuaikan dengan suhu sekitar ditambah lagi dengan sinar matahari yang mulai masuk melalui celah-celah rumah. Mudah-mudahan hari kedua ini, Rabu (29/6) menjadi hari yang menyenangkan dan tentunya bermanfaat.

Sekitar pukul 09:00 rumah Pak Desa menjadi ramai oleh kedatangan teman-teman dari desa Bonto lojong, Bonto Daeng dan disusul oleh teman-teman dari Bonto Tallasa, uniknya mereka datang dengan berjalan kaki dari desa masing-masing ke rumah Pak desa untuk menjenguk kami di Pos Kecamatan yang bertempat di desa Bonto Marannu. Selain untuk menjenguk kami, mereka juga ingin mengambil baju seragam Kecamatan Ulu Ere' dan mengkoordinasikan langkah-langkah kami kedepan mengenai proker baik individu maupun kecamatan.

Pukul 11:25 rombongan KKN Reguler Desa Bonto Marannu, Kecamatan Ulu Ere' (Bantaeng) melangkah keluar rumah pak desa untuk melaksanakan planning-planning yang ingin dijalankan hari ini. Silaturahmi ke rumah sekdes, memasang spanduk, belanja berbagai keperluan di Kota dan mengunjungi teman-teman di desa lain. Setibanya di rumah kak Dirga (KORCAM), kami disambut hangat dan dihidangkan makan siang yang wueennaaakkk. (terima kasih). Acara makan-makan dirumah KORCAM di tutup dengan pisang goreng, pisang goreng manis yang kami goreng bersama-sama.

Setelah kenyang (hehehe) kami kemudian melanjutkan planning selanjutnya yakni memasang spanduk dan mengunjungi teman-teman. Dengan mobil Polisi Kehutanan, kami melaju dari Kota Bantaeng menuju daerah dataran tinggi di Kecamatan Ulu ere'. Perjalanan yang menyenangkan dan kami sempat menjadi pusat perhatian warga di sepanjang jalan, entah karena mobil yang membawa kami atau karena seragam berwarna merah yang kami gunakan.

Agenda penting selanjutnya adalah memasang spanduk di gerbang masuk kecamatan ulu ere'. Butuh tenaga yang extra untuk menguatkan dan menyeimbangkan ikatan tali spanduk . Hadangan juga datang dari kendaraan yang berlalu lalang dengan kencang, dengan berbekal ke solitan teman-teman laki-laki akhirnya spanduk posko KKN Reguler Gelombang 80, UNHAS Kec. Uluere, Kabupaten Bantaeng dapat terpasang dalam waktu 20 menit. (Alhamdulillah)

Sudah Pukul 06:00 wita, sudah sangat petang dan mobil polisi kehutanan harus segera kembali ke kota karena ingin digunakan, akhirnya rencana untuk menjenguk teman-teman harus dibatalkan, hanya teman-teman dari Bonto Tangnga yang dapat kami kunjungi sekaligus melihat acara perkenalan mereka di Balai Desa.

lebih dekat melalui KKN

Posted by blueQuw On 07.41

Setelah sempat di undur beberapa kali, akhirnya pemberangkatan Mahasiswa KKN Reguler ( Kuliah Kerja nyata ) dapat terlaksana tanggal 28 juni 2011. Pagi hari lapangan basket, UNHAS (Universitas Hasanuddin) di banjiri oleh warna merah yang berasal dari seragam mahasiswa KKN. Moment yang menjadi sejarah besar untuk UNHAS dengan jumlah peserta KKN Reguler gelombang 80 yang mencapai angka 1.600 orang, woow ini jumlah terbesar dari sepuluh tahun terakhir.

KKN merupakan kegiatan yang secara garis besar adalah bentuk pengaplikasian salah satu tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Peserta KKN gelombang 80 terbagi kebeberapa daerah di Sulawesi Selatan, yakni Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Pangkep dan baru. Peserta Pangkep dan barru berangkat di gelombang kedua tanggal 30 Juni 2011.

Sebelum berangkat ke daerah masing-masing, kami di lepas secara resmi oleh pihak universitas oleh Rektor UNHAS, Bpk. Prof. DR. Idrus Patturusi, Kepala KKN Reguler UNHAS Bpk. DR Hasrullah, Bupati Bantaeng Bapak Prof. DR. H Nurdin Abdullah ( satu-satunya kepala daerah yang datang) dan beberapa staf civitas akademika UNHAS. Rangkaian acara pelepasan cukup lama lama dan cukup 'memanggang' kami di bawah teriknya matahari, pembacaan sambutan yang berlembar-lembar, bentuk penyerahan simbolis, hingga pelepasan dua ekor merpati.

Akhirrnyaaa.. tepat pukul 10:30 WITA mobil panther yang membawa rombongan mahasiswa KKN Reguler Kabupaten Bantaeng, Kecamatan Ulu ere melaju meninggalkan kampus tercinta UNHAS. Sekitar pukul 15:00 WITA kami tiba di Balai Kartini dan disambut dengan begitu ramah oleh pejabat-pejabat Kecamatan dan desa dari Kabupaten Bantaeng. Setelah makan siang & mengikuti prosesi acara penyambutan, kami bergegas mengangkat barang-barang kembali dan menuju ke desa masing-masing.

Alhamdulillah.., kata yang patut di ucapkan untuk kemudahan-kemudahan yang diperoleh untuk hari ini. Khususnya untuk desa Bonto Marannu, Kec. Ulu ere (Bantaeng) yang begitu spesial karena kami diantar langsung Pak Camat kerumah Pak Desa Bonto Marannu. Pemandangan indah, tempat yang menyenangkan, kehangatan, keramahan dari orang-orang yang menyambut kedatangan kami adalah hal yang patut dsyukuri.

Minggu, 19 Juni 2011

Autentisitas sebagai bagian dari Komunikasi.

Posted by blueQuw On 21.08

Minggu, hari yang menyenangkan untuk jalan-jalan. Namun kali ini tidak ada planning seperti minggu-minggu sebelumnya. Stay at Home ! dan alhasil saya dilanda kebosanan tingkat tinggi. Mencoba membuka lemari, dan mencari-cari buku yang mungkin layak untuk dibaca. Tanganku meraih buku bersampul putih dengan judul " Kiat Praktis Komunikasi : Dalam kehidupan keluarga dan Profesional, Terry Felber " yang berwarna biru dan hijau. Dua setengah tahun yang lalu, tepatnya tanggal 5 November 2008, ya kira-kira 2 setengah tahun lah. Waktu itu ada pameran buku di Gedung. Manunggal, sok mau menjadi Mahasiswa komunikasi yang punya koleksi buku Komunikasi, saya kemudian memutuskan untuk membeli buku ini.

Bukan sejarah proses pembelian buku ini yang mau saya ceritakan, melainkan informasi apa yang saya peroleh setelah membacanya. Agar tulisannya agak panjang jadi saya putuskan untuk menguraikan latar belakang adanya buku ini sebagai salah satu 'koleksi' di lemari. Ya.. saya menyebutnya sebagai 'koleksi' karena usianya yang menginjak 2 setengah tahun dari waktu pertama kali di beli, saya stak membacanya di halaman 54 dari total halaman 104.ckckc

Ok, kita masuk kebagian yang ingin saya sharing dengan kalian. Di halaman 53 dari buku ini ada sub tittle mengenai Autentisitas. Seni autentisitas adalah kemampuan untuk menunjukkan jati diri kita di depan orang-orang di sekitar kita, lebih lanjut lagi autentisitas yang di kaitkan dengan proses komunikasi. Dalam komunikasi, menyampaikan sebuah pesan ke khalayak (pendengar, audience, komunikan) dengan kejujuran atau bersungguh-sungguh adalah hal yang sangat penting dan dapat membentuk hubungan positif. Proses ini kemudian yang di istilahkan dengan autentisitas.

Masih dengan tittle yang sama, buku ini juga mencoba mengelompokkan tindakan dan kata -kata manusia dalam tiga kategori : Pasif, Agresif dan Asertif.
PASIF, kepercayaan diri yang rendah, lemah dan mereflesikan ketidakmampuan untuk mengkomunikasikan apa yang kita rasakan.
AGRESIF, egois, tidak mau mempertimbangkan perasaan orang lain dan over confidence.
ASERTIF adalah sikap diantara sikap pasif dan agresif. orang-orang yang bersifat asertif selalu mampu mengkomunikasikan kejujuran dan memenangi hati orang lain. Sikap asertif benar-benar mengekspresikan pemikiran, perasaan dan keyakinan diri sendiri tanpa menjatuhkan hak orang lain.

Pembahasan ini saya anggap penting untuk praktisi atau orang-orang yang bergelut dengan ilmu komunikasi, kenapa ? karena bagian ini dapat dijadikan sebagai bahan renungan untuk menciptakan proses komunikasi yang efektif.

--- coba untuk peka dengan apa yang terjadi di sekitar kita, renungkan dalam diri ( intra personal communication) dan ambil tindakan yang bijak ! dw ---

Kamis, 16 Juni 2011

Pemanfaatan Social Media.

Posted by blueQuw On 19.28

Kemarin sore diskusinya bertema " Menulis membuka jalan ", Kesuksesan adalah jalan yang dimaksud dan coba di share oleh pembicara. Nah.. untuk hari ini (16/6) pesan yang saya tangkap adalah Social Media makin mempermulus jalan kesuksesan itu. Masih di acara yang sama yakni Makassar International Writers Festival 2011, namun sesi acara dan juga pembicara yang dihadirkan tentunya berbeda.

Sosok yang hadir dalam sesi Talkshow kali ini adalah 3 wonderwoman : yang pertama bernama Abir, dia adalah penulis yang berasal dari Mesir, Putih, cantik dan tentunya cerdas. Namun sayang dia tidak ingin menikah dan memilih untuk single selama-lamanya (pilihan hidup !). Selain sangat prinsipil, Abir juga sosok yang sangat kritis. Dia sempat dipenjara selama 3 tahun karena mengkritisi pemerintahan mesir. Kedua adalah Masa, wanita hitam manis ini adalah penulis yang berasal dari Eutopia dan penulis ketiga berasal dari Indonesia yang namanya sedang meroket saat ini, Trinity. Trinity adalah penulis buku best seller The Naked Traveler 1, 2 dan 3.

Berikut adalah beberapa kutipan dari perbincangan sore tadi : saya lebih senang menulis dan posting di blog, karena di blog feedback bisa langsung dikirim oleh pembaca, dibandingkan menulis di surat kabar yang bersifat satu arah ungkap Abir dalam bahasa inggris ketika ditanya oleh mbak Lily Farid (moderator). Menulis, review, share ke orang lain, menulis lagi dan lakukan hal itu berulang-ulang kali kata Masa. Saat ini saya dibayar untuk sekali nge-tweet, followers membantu saya dalam menginformasikan daerah yang akan saya kunjungi, makin banyak teman dan semakin mudah saya mempromosikan buku saya ungkap Trinity.

Simpulan dari share pengalaman ketiga wanita hebat ini, bahwa social media (twitter, Facebook, Blog) mampu mempermulus jalan kesuksesan mereka dalam dunia penulisan. Perkembangan media yang ada makin mempermudah kita dalam berkarya melalui tulisan ^_^

John Mc Glynn For Indonesia

Posted by blueQuw On 12.37

Saya harus datang ! ya..boleh di bilang ini panggilan jiwa, semangat untuk hadir di Graha Pena lat.4 tepat pukul 10:00 pagi. Masih rangkaian acara Makassar International Writers Festival 2011 (akhirnya nama event ini saya hapal mati.hehe), kali ini sesi Launching Modern Library bersama John Mc Glynn. Sayang.., yang hadir tidak terlalu banyak, malah panitia acara yang duduk di barisan peserta dan ikut meramaikan suasana. Senyum dan Kefasihan berbahasa Indonesia dari Mr.John dalam mengucapkan salam menjadi penyapa diskusi pagi tadi.

Acara Lauching Modern Library dikemas dalam bentuk Talkshow ringan dengan menghadirkan John Mc Glynn, Lily Farid (penggagas MIWF 2011) dan Aan Mansyur sebagai moderator. Acara yang diadakan di Studio Radio Fajar ini melibatkan peserta yang hadir di Studio dan juga orang-orang dirumah yang monitoring di 89,9 FM Radio Fajar (mudah2an tidak salah.Amien)

Kenapa saya begitu semangat ? akhirnya terjawab juga. Saya berkesempatan untuk bertemu dengan 'orang hebat' John Mc Glynn yang berkebangsaan Amerika Serikat. Dia 'hebat' bukan karena dia berasal dari Amerika Serikat, melainkan karena visi yang Dia usung bersama Yayasan Lontar. Yayasan Lontar adalah penerbit yang menterjemahkan karya-karya sastra Indonesia ke dalam Bahasa Inggris, John Mc Glynn menjadi sosok yang berperan dalam mempromosikan karya-karya sastra Indonesia (terjemahan) ke luar negeri. Perannya sudah ada 24 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 28 Oktober 1987 (saya saja belum lahir ..) tercatat sekitar 100 buku sastra Indonesia telah di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Ada visi mulia yang Dia usung yakni ingin mempromosikan Indonesia ke luar negeri sebagai negara yang produktif dalam menghasilkan karya-karya sastra yang berkualitas, bukan sebagai negara teroris ataupun bukan sebagai negara yang jumlah koruptornya sangat tinggi.

Yah ! itu alasan saya menyebutnya sebagai 'orang heba't. Dia bukan orang Indonesia, tapi Dia memiliki dedikasi tinggi untuk negara kita Tercinta.
Indonesia !

Rabu, 15 Juni 2011

Membaca, untuk dapat menulis

Posted by blueQuw On 20.36

Mengisi waktu luang sebelum terjun ke lokasi KKN sebenarnya tujuan awal saya datang di acara komunitas : Menulis membuka jalan yang merupakan rangkaian acara Makassar International Writers Festival 2011, Rabu (15/6). Acaranya bertempat di Museum Kota (Jln. balai Kota) yang tak jauh dari Taman Macan. Datang agak terlambat namun oleh panitia, saya di persilahkan duduk di kursi depan.

Setelah lama duduk tepat di depan pembicara, membuat saya nyaman dan terkagum-kagum mendengar 'pengalaman emas' para penulis sekelas Riana Mustamin, Krishna Pabichara dan Fauzan Mukrim. Senada dengan temanya " Menulis membuka Jalan ", ketiga penulis kemudian menceritakan pengalaman hidupnya terkait dengan menulis, menulis yang kemudian membuka jalan kesuksesan dalam hidup mereka.

Ada satu pertanyaan yang mampu mewakili kegelisahan orang-orang yang mau menulis tapi malas dan bingung untuk merangkai kata-kata, " bagaimana cara untuk memulai menulis ? ". Ketiga penulis sekaligus pembicara Talkshow sepakat menjawab RAJIN MEMBACA. Orang yang mampu menulis ya.. adalah orang yang rajin membaca, membaca untuk mengetahui bagaimana gaya penulis orang lain.

Menulis merupakan panggilan jiwa, jangan takut salah untuk memulai sesuatu. Tidak ada teori tentang penulisan, kalau bukan sekarang kapan lagi kita memulai ? ini menjadi deretan pesan yang tersampaikan untuk orang-orang yang hadir di salah satu ruangan Museum Kota Makassar.

Kamis, 02 Juni 2011

Kodingareng Keke " Heboh sendiri "

Posted by blueQuw On 19.10

Barangkali ini karena efek senang, senang di izinkan liburan ke Pulau Kodingareng Keke, membuat saya semangat berbelanja untuk keperluan esok hari. Mmmh beli ayam potong dan snack. Masak nasi kuning + ayam goreng kecap ( buat anak2 Anging Mammiri, Special tuk Kak Herman :)). Larut malam dan dilanjut keesokan paginya dengan kesibukan mempersiapkan segalanya untuk picnic ke Pulau yang belum pernah saya kunjungi.

Terima kasih Mamie (atas tumpangannya ke Kayu bangkoa), butuh waktu sekitar setengah jam untuk menempuh perjalanan laut ke Pulau Kodingareng Keke'. Setibanya di tempat tujuan, belum ada niat sama sekali untuk menikmati hangatnya air laut. Namun sebahagian besar anak2 Anging Mammiri nampak tengah asik di laut tanpa memperdulikan teriknya panas matahari. Mereka asik di laut saya asik bercerita dengan Mamie (sebenarnya curhat masalah hati sih ke Mamie.hehehe) dan bunda (istrinya dg Mappe) orangnya baik sekali, ibu gaul dan suka becanda juga. Kami asik ngobrol sambil makan cemilan.

Tiba-tiba kak Anbhar dan kak Nani datang dan menceritakan indahnya bawa laut Pulau Kondingareng Keke' alhasil saya terpengaruh dan memutuskan untuk turun ke laut. Ya... mereka berdua benar berbekal alat snorkling pinjaman dan arahan dari kak Herman saya bisa menikmati apa yang diceritakan kak Nanie dan kak Anbhar.

Mmmh. Kodingareng Keke, pulau yang tak begitu luas dan tak berpenghuni... Tidak ada ruang ganti apalagi air tawar untuk membilas badan yang lengket. Sabun, Shampoo, cuci muka, hingga mouth wash yang dibawa menjadi tak berguna. ( jengkel sendiri sambil berbisik dalam hati ) kayanya saya ji yang paling Heboh bawaannya.

Heboh diperlengkapan mandi dan heboh di bekal, saya bawa rantangan sementara semuanya memilih untuk simple dengan membeli nasi bungkus.


* Terima kasih kakak-kakak Anging Mammiri untuk liburan hari ini dan kehangatan layaknya keluarga besar :-)

Rabu, 01 Juni 2011

HL.com

Posted by blueQuw On 01.07

Mau diuraikan dari mana ya ? awal pertemuan saja barangkali ?, belum ada rasa dan belum ada yang special MASIH biasa-biasa saja(hehehe). Saya datang ke Igo Bakery untuk memenuhi janji rapat dengan teman-teman Anging Mammiri. Hari itu menjadi pertemuan pertama kami, belum saling mengenal apalagi mau saling sapa-menyapa. Keadaan yang sama berlanjut di pertemuan kedua, kesan "biasa-biasa" saja masih saya rasakan, ntah bagaimana perasaan Dia terhadap saya waktu itu.

Lanjuttt... gedung PKP unhas, " herman" sapanya sambil mengulurkan tangan, saya tersenyum dan balik memperkenalkan diri. Ada makna dibalik senyuman dan tingkahnya ketika kami tak sengaja saling berpandangan (kenyataan, jauh dari unsur lebay)hehe. Kalau boleh dibilang responnya sangat aktif ketika saya terlihat kerepotan mengurus ini itu yang menjadi keperluan acara Roadblog IBN. Yaaa... bolehlah dia digolongkan sebagai cwo' super care, apalagi dengan orang yang baru seminggu ia kenal.

Tiga hari bekerjasama dengan Dia membuat hubungan kami semakin akrab. Tukaran nomor HP, smsan, telp, chating2an hingga intens pertemuan terus berlanjut dalam proses, proses yang kebanyakan orang menyebutnya PeDe-KaTe. Bimbang..Bimbang mau membuka hati untuk Dia yang begitu sangat baik dan perhatian. Masih sangat instan dan takut dengan in Relationship membuat saya menyarankan Dia untuk mundur.

"Addeh..kedjamnya" itu respon dari dia ketika saya saran kan mundur (hehehe, lagi)

ntah kenapa Dia belum mau menyerah. Bentuk perhatiannya yang luar biasa terus semakin terasa hingga saya tulus berucap " saya sangat nyaman berada di dekat Dia". Saya ingin Dia bisa dekat dengan keluargaku, sahabat2ku dan teman2ku.

:: masih dalam proses :: itu jawaban andalanku ketika orang-orang disekitar bertanya tentang hubungan kita. Yaa memang masih dalam proses yang Insyallah proses itu bisa menghasilkan kesepakatan yang menyenangkan ^_^)))

*** kisah ini masih berlanjut, masih banyak yang saya rasakan dan ingin diungkapkan.

Minggu, 29 Mei 2011

Bebaskan dirimu melalui goresan pena

Posted by blueQuw On 17.13

Bebaskan dirimu melalui goresan pena adalah tema yang diusung dalam Timeliness 2011 (27/5). Sekedar informasi bagi orang awam, Timeliness adalah pelatihan jurnalistik yang diadakan Baruga-KOSMIK Unhas. Alhamdulillah pelatihan ini dapat dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Bapak Dr. Muh Najib yang bersedia hadir di Jalan sepakat no.73 yang merupakan kediaman sdr. Hajir Muiz (KOSMIK 2010). Adapun harapan dari bapak Najib agar anak KOSMIK dapat terus mengembangkan skill dan kreativitasnya tanpa harus takut dengan ancaman dari pihak-pihak tertentu.
Untuk hari pertama agenda belum terlalu padat, peserta yang berasal dari Komunikasi angkatan 2010 plus satu orang dari angkatan 2009 diberikan waktu untuk beristirahat hingga magrib dan malam harinya mereka di berikan tugas untuk menulis hakikat " menulis " menurut mereka. Peserta kemudian mencari tempat di sudut-sudut rumah untuk berkonsentrasi merangkai kata demi menyelesaikan tugas pertama yang diberikan oleh SC Timeliness.
Keesokan harinya peserta kemudian terjun langsung ke lapangan untuk meliput layaknya seorang reporter, lokasinya terbagi tiga : Fly Over, Pasar Tradisional dan Pantai Losari. Proses peliputan berakhir pukul 12:00 siang dan perampungan berita hingga menjadi sebuah buletin dengan 24 Halaman berakhir pada pukul 18:00.

Minggu, 22 Mei 2011

Blogilicious Fun Makassar (part II)

Posted by blueQuw On 15.28

Duduk lesehan didepan laptop sambil sesekali melihat kearah panggung, saya kemudian mencoba menulis dari sudut pandang saya sebagai panitia lokal acara. Di penghujung acara Roadblog-blogilicious 2011 mbak Rika hadir diatas panggung di depan peserta untuk menghangatkan suasana sekaligus menjelaskan bentuk kompetisi buat blogger-blogger makassar. Idblognetwork akan mensupport 100 komunitas blogger makassar yang mampu membuat proposal event unik (woow). Selain menjelaskan kompetisi yang akan diadakan IBN, Mbak rika juga membuat games untuk peserta yang merupakan member maupun non member IBN. Peserta begitu antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh wanita cantik bernama lengkap Mubarika Darmayanti yang merupakan Business Director dari Idblognetwork. Canda tawa membahana di Gedung Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Unhas di hari kedua (22/5) acara Roadblog-blogilicious 2011.

Mmmmh...idblognetwork (IBN) yang tanggal 1 Agustus 2011 nanti genap berusia 1 tahun (congrat..!) ? sekedar informasi IBN adalah jaringan digital media blogger Indonesia untuk kalian blogger-blogger yang mempunyai tulisan-tulisan berkualitas, unik, jauh dari SARA, pornografi dan tentu saja original. Idblognetwork (IBN) mengusung visi yang begitu mulia yakni menginginkan blogger Indonesia mampu berkarya melalui tulisan yang berkualitas, dan orang didaerah memiliki kesempatan, pengalaman dan juga peluang bisnis yang sama dengan orang-orang di ibukota melalui blog.

Landasan yang merupakan niat mulia itu kemudian melahirkan harapan besar dari saya untuk idblognetwork (IBN), tetap pada visi awal ya. Anak-anak SMA juga saat ini begitu antusias menulis, mudah-mudahan IBN bisa mewadahi hal itu dan Blogilicious Fun Makassar dapat dirasakan semua kalangan yang ada di Kota Makassar.

Alhamdulillah, kata yang wajib dilontarkan untuk kesuksesan acara Roadblog-blogilicious yang dihadiri oleh 161 peserta dari Kota makassar. Peserta dimanjakan dengan materi SEO/optimasi (Gempur abd.Rohman), Etika Blogging (mbak Ajeng). Blogpreneur (Asri Tadda), Mobile blogging ( Setyo Budianto), Social Media (Mbak Rara), Themes/Design (Mustamar Natsir), Security (Terren), Blog Monetizing (Kukuh TW) hingga Tips Blogging (Amril TG).

HMM..mengingat kembali perjuangan keras teman-teman Panitia dalam tahap persiapan hingga event ini dapat terlaksana selama dua hari. "Delicious dan fun-nya" nge blog makin saya rasakan setelaH Blogilicius Fun Makassar usai terlaksana dengan sukses.

Terima kasih buat semuanya, terima kasih untuk pengalaman&kesempatan yang membuat saya dapat belajar berbagai hal positif :)))

Blogilicious Fun Makassar (part I)

Posted by blueQuw On 00.14

Tubuh sudah Lelah, tapi mata belum mau bersanding dengan bantal-bantal yang empuk. Keadaan sekitar juga belum mati, layar laptop dan lampu kamar masih menyala, dering HP mbak aJeng yang ketinggalan sesekali terdengar, dan Lispa "Bun" masih tetap dengan handphone ditangannya.Cerita-cerita yang dialami seharian ini belum mau pergi dari pikiran dan rencana untuk hari esok juga tengah disusun satu persatu.
Ya...cerita-cerita yang menarik, cukup menegangkan dan SANGAT MENYENANGKAN.
Tanggal 21 Mei 2011, idblogNetwork (IBN) hadir di makassar dengan gebrakannya dalam event " Roadblog-blogilicious 2011". Makassar menjadi kota kedua yang dikunjungi IBN setelah Kota Surabaya. Sebenarnya saya tak seberuntung Peserta "Roadblog" yang bisa dimanjakan dengan materi-materi blog yang dibawakan oleh pemateri handal sekelas Amril TG (Daeng Battala), Kukuh TW, mbak Rara dan Mbak Ajeng yang datang langsung dari Jakarta untuk berbagi ilmu dengan orang-orang Makassar sekaligus menginjeksi peserta dengan suasana Blogilicious Fun Makassar.
Saya harus berkutat dari urusan penari, catering, random acara, sampai cleaning service yang annoying (belum pi' peserta diservice, mereka sudah minta jatah makanan&goody bag deluan) !
itu mungkin duka untuk hari ini, ada DUKA pasti ada SUKA (terbalik ya.hahaha). Sisi menyenangkan hari ini yakni bisa lebih akrab dengan anak-anak Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri: Daeng Iphul, Mamie, kak nanie, daeng Takdir, dan kakak-kakak AM lainnya (panjang postingan klu disebutkan semuanya). Special Thanks buat Kak Herman yang sudah bersedia mengantar beli Aqua gelas. (senang bisa bekerja sama dengan kalian:-)). Suasana Blogilicious Fun Makassar pun makin terasa setiap detik dari acara yang di gelar selama dua hari hingga esok.
Tak kalah menyenangkan juga, bisa duduk dan ngobrol bareng dengan Mas Kukuh TW,Daeng Battala, Mbak Rika, Mas Anjar, Teren (white Hacker), dll..Pengalaman dan Kesempatan yang sangat langkah mengingat letak geografis kami yang berbeda.
Ini baru hari hari pertama namun sudah banyak cerita manis yang bisa menjadi pengantar tidur dimalam ini. Esok masih ada, berharap kekurangan hari ini dapat terimbangi dengan pelaksanaan yang lebih baik lagi, panitia lebih solid, peserta makin bertambah dan akan ada lagi cerita-cerita manis yang dapat terukir dalam Blogilicious Fun Makassar (amien)

Sabtu, 21 Mei 2011

PKP unhas..

Posted by blueQuw On 16.29

PKP unhas menyimpan sejuta misteri dan juga sejuta kenangan.. Bulan maret 2008 di tempat ini saya dipertemukan dengan DIA, Dia yang menjaga hatiku selama 2 tahun. Tanggal 21 Mei 2011 saya dipertemukan lagi dengan DIA, Dia orang yang berbeda, yang saat ini saya sangat nyaman berada di dekatnya. Dan tanggal 21-22 Mei PKP menjadi tempat yang beruntung dengan adanya event Roadblog-Blogilicious 2011 :-)

Kamis, 19 Mei 2011

Public Relations dalam benak Saya.

Posted by blueQuw On 23.03

Dalam kelas-kelas atau diskusi mengenai Public Relations, selalu ada penjelasan bahwa PR (Public Relations) adalah praktisi dalam sebuah perusahaan yang berperan menjaga citra, menjalin hubungan harmonis baik dalam lingkup internal maupun eksternal.

Nah...kalau menurut saya, PR adalah malaikat dari sebuah perusahaan, ia menjadi orang pertama yang meminta maaf apabila konsumen ataupun klien merasa tidak nyaman dengan apa yang telah diberikan oleh perusahaan.

Seorang PR harus mampu menjadi motivator bagi karyawan perusahaan yang kinerja kerjanya menurun, serta tempat sharing petinggi perusahaan untuk merumuskan sebuah kebijakan.

PR yang saya ibaratkan sebaai malaikat adalah figur yang nyaris sempurna dalam sebuah perusahaan ketika ia memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa mengabadikan "great moment" dengan sebuah kamera, dapat menjadi seorang MC, mampu mendesign dengan program software dan soft skill lainnya.

PR harus creative, inovatif dan jg inisiatif ketika krisis management melanda perusahaan tempat ia bekerja.

PR sebagai malaikat perusahaan juga mempunyai peran besar dalam corporate social resposibility, disinilah bentuk kepekaan dan perhatian seorang PR nampak begitu jelas.



--- Public Relations Like's a Angel ----

Terbaik ???

Posted by blueQuw On 22.37

Terbaik menurut kita, belum tentu terbaik bagi orang lain.
Hal ini sering dikatakan dan dirasakan oleh diri kita maupun orang lain. Perkataan maupun perbuatan yang dilakukan selalu terasa maksimal, namun di sisi lain hal itu belum berarti bagi orang disekitar kita.
Kecewa ?!! pastilah
Putus asa ! apa lagi..
perlu disadar, hal ini menjadi bagi kecil dari kerikil-kerikil kehidupan kita yang sekaligus menguji mental kita sebagai pecundang atau sebagai petarung yang bermental baja. !
Ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan tak lantas menyulutkan semangat kita untuk selalu melakukan yang TERBAIK bagi orang lain. Manfaatnya mungkin tidak dapat terasa secara instan, NAMUN kita harus yakin bahwa energi positif dari sikap positif akan selalu bersinergi ...

Selasa, 26 April 2011

Media Literacy ?

Posted by blueQuw On 21.40

Sebagai mahasiswa di Jurusan Ilmu Komunikasi pastilah tidak asing lagi dengan Teori Jarum Suntik (Hypodermic needle theory). Teori yang dikemukakan oleh Wilbur Schramm ini menjelaskan pengaruh media massa yang sangat dasyat dalam menerpa khalayak. Media dianggap mampu mengubah sikap, perilaku dan perbuatan seseorang, yang berarti pengaruh media dapat menerpa hingga ranah konatif atau psikomotorik dari khalayak.
Sebenarnya, secara konsep ideal terdapat tiga fungsi utama dari media, yakni to inform, to educat, dan to entertain. Namun hal tersebut belum mampu menjamin konten media massa dapat bersifat positif. Media massa khususnya televisi belum mampu menyaring tayangan maupun informasi yang layak dan tidak layak diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja
Pengaruh media yang kuat perlu diimbangi dengan kemampuan analisis media yang baik dari masyarakat. Latar belakang itulah yang kemudian melahirkan suatu gerakan melek media atau yang lebih dikenal dengan istilah media literacy. Beberapa tokoh memiliki rumusan mengenai pengertian media literacy. Seperti : James Potter dalam bukunya yang berjudul “Media Literacy” (Potter, 2001) mengatakan bahwa media literacy adalah sebuah perspektif yang digunakan secara aktif ketika individu mengakses media dengan tujuan untuk memaknai pesan yang disampaian oleh media. Kemudian Jane Tallim menyatakan bahwa media literacy adalah kemampuan untuk menganalisis pesan media yang menerpanya, baik yang bersifat informatif maupun yang menghibur.
Terdapat dua pandangan dari Art Silverblatt dan James Potter terkait dengan makna media literacy(Potter, 2001). Silverblatt menyatakan bahwa media literacy memiliki lima elemen yaitu:
1. Sebuah kesadaran akan dampak media terhadap individu dan masyarakat
2. sebuah pemahaman akan proses komunikasi massa
3. pengembangan strategi-strategi yang digunakan untuk menganalisis dan membahas pesan-pesan media.
4. Sebuah kesadaran aka nisi media sebagai ‘teks’ yang memberikan wawasan dan pengetahuan ke dalam budaya kontemporer manusia dan diri manusia sendiri.
5. Peningkatan kesenangan, pemahaman dan apresiasi terhadap isi media.
Kemudian pandangan dari Potter (Baran and Davis,2003) memberikan pendekatan yang agak berbeda dari pandangan sebelumnya mengenai media literacy, yakni :
1. Sebuah rangkaian kesatuan, yang bukan merupakan kondisi kategorikal
2. Media literacy perlu dikembangkan dengan melihat tingkat kedewasaan seseorang
3. Media literacy bersifat multidimensi, yaitu domain kognitif yang mengacu pada proses mental dan proses berfikir, domain emosi yaitu dimensi perasaan, domain estetis yang mengacu pada kemampuan untuk menikmati, memahami dan mengapresiasi isi media dari sudut pandang artistic, dan domain moral yang mengacu pada kemampuan untuk menangkap nilai-nilai yang mendasari sebuah pesan.
4. Tujuan dari media literacy adalah untuk member kita control yang lebih untuk menginterpretasi pesan.
Saat ini perkembangan teknologi melaju sangat cepat dan berpengaruh pula terhadap kemajuan media massa. Boleh dibilang kita telah berada di abad media, kapan pun dan dimana pun kita dengan mudah mengakses media. Media dapat menjadi teman yang mampu memanjakan segala kebutuhan kita dan dapat pula menjadi musuh yang dengan mudah menghancurkan moral kita.
Media literacy dapat menjadi tameng menghadapi derasnya pengaruh media massa.
Kemampun untuk mengakses kemudian menganalisis hingga meng–create sebuah media sendiri adalah bagian dari proses media literacy yang mesti dimiliki tiap individu.